Fakta : Pakai Air Ledeng (PAM) Untuk Radiator

Jangan mengisi air radiator dengan air sembarangan, bahaya!

Pakai Air Pam untuk Radiator – Sebagai salah satu komponen penting, radiator harus selalu dijaga kondisinya. Salah satunya ialah menjaga kuantitas dan kualitas air radiator, namun banyak juga yang pakai air pam atau air sumur untuk mengisi radiator mobil atau motor nya.

Radiator merupakan komponen penting untuk sistem pendinginan mesin kendaraan bermotor. Tanpa radiator, mesin akan overheat dan akhirnya akan mogok dan yang terburuk bisa mengakibatkan kerusakan pada mesin.

Fungsi air radiator ialah menjaga suhu mesin mobil atau motor agar stabil dan tidak melebihi suhu mesin yang ideal. Air radiator ini juga harus sesuai dengan kondisi mesin karena kandungan air radiator yang khusus untuk mencegah karat juga mempunyai titik didih yang lebih tinggi dibandingkan air biasa.

Ada beberapa pengguna kendaraan baik mobil atau motor yang tidak menggunakan air radiator coolant, Tapi mengisinya dengan air ledeng atau air pam sebagai coolant-nya.

Apakah boleh mengisi Radiator dengan air pam (ledeng) ?

Seperti telah dijelaskan diatas, kandungan air radiator berbeda dengan air biasa. Air radiator berfungsi untuk mencegah karat dan juga mendinginkan dengan maksimal karena mempunyai titik didih yang lebih tinggi.

Jika radiator diisi dengan air biasa secara terus menerus, maka bisa dipastikan umur radiator mobil atau radiator motor kamu akan pendek. Karena air biasa mengandung mineral-mineral yang bisa mengakibatkan karat pada logam.

Jika pengisian radiator dengan air ledeng saat darurat masih diperbolehkan, namun jangan dijadikan kebiasaan. Kamu juga harus cepat-cepat menguras dan menggantinya dengan air radiator coolant jika ada kesempatan.

Mengisi air radiator dengan air keran atau air buangan AC sangat berbahaya. Mengapa?

Mengakibatkan Kerak dan Karat

Air coolant radiator sudah dirancang untuk tidak menimbulkan karat dan kerak. Apabila radiator diisi dengan air yang sembarangan seperti air pam atau air buangan AC maka kisi-kisi radiator yang terbuat dari logan dapat berkerak dan karatan.

Kerak dan karatan ini nantinya akan mengakibatkan lubang pada kisi-kisi radiator, parahnya akan membuat air radiator habis menetes saat perjalanan.

Lebih baik kamu rutin memeriksa air radiator coolant mobil atau motor secara rutin. Jika jumlahnya sudah berkurang maka segera tambahkan dengan air radiator. Jangan lupa juga untuk melakukan pengurasan air radiator dan mengganti radiator coolant secara berkala.

Baca Juga : Penyebab Mesin Mitsubishi Colt T120SS Susah Hidup

Masih Butuh Info ? Klik Artikel Terkait Yang Ada di Bawah Ini :

  • Leave a Comment