Beda Rem ABS dan Rem Biasa

beda rem ABS dan rem biasa

Beda Rem ABS dan Rem Biasa  – Seperti kita ketahui bahwa ada 2 sistem pengereman yaitu anti-lock braking system (ABS) dan Rem Biasa (non ABS) pada kendaraan. Rem ABS mempunyai banyak keuntungan yaitu system pengereman ABS jauh lebih stabil dan menghindari roda terkunci akibat pengereman yang keras.

Sistem pengereman ABS merupakan system pengereman struktur dan jauh lebih aman ketika dalam keadaan mendadak. Oleh karena itu kondisi selip dan hilangnya keseimbangan ketika pengereman dapat dikurangi. Selain itu juga teknologi ini sangat efektif ketika berada di kondisi jalan yang berlubang atau hujan dan jalanan licin sekalipun.

Karena mahalnya harga motor atau mobil yang telah dilengkapi dengan fitur ABS karena komponen yang dipakai memang lebih banyak dan lebih canggih. Untuk sistem kerja rem ABS ini terdapat banyak sensor pada masing-masing roda.

Perbedaan Rem ABS dan Non ABS

Sistem Rem ABS

Sensor canggih ini terhubung pada komponen electronic controller unit (ECU) yang mengatur berapa besar tekanan rem yang diperlukan ke masing-masing roda kendaraan. Pada sistem rem ABS, kaliper rem tidak langsung digigit penuh akan tetapi ditekan dan dilepas secara cepat sesuai dengan kondisi yang diperlukan. Untuk ukurannya yaitu dalam satu detik caliper rem ditekan dan dilepas sebanyak 60 kali.

Beda Rem ABS dan Rem Biasa juga selain canggih, sistem ABS ini tidak membutuhkan perawatan khusus. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu sobat ketahui. Khususnya untuk motor varian sport, cub, juga jenis motor lain yang memakai rantai. Jika saat melakukan penyetelan rantai, rantai sensor bisa saja tergeser dari posisi seharusnya. Untuk itu maka pada waktu tertentu penyetelan kembali pada sensor ABS harus dilakukan.

Untuk selisih harga antara motor varian yang memakai ABS dan rem biasa (non-ABS) bisa berkisar antara Rp5 juta sampai Rp 8 juta. Oleh karena itu selisih harga yang lumayan sangat sepadan dengan tingkat keamanan berkendara yang diberikan teknologi pengereman ABS.

Nah, kalo sobat pilih mana? Rem ABS atau Rem Biasa (non ABS) ?

Baca Juga: Cara Mengatasi Rem Cakram Belakang Yang Kurang Pakem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *