Mengenal “Mobil China” Wuling Pesaing Baru Mobil di Indonesia

Wuling Mobil Indonesia – Mungkin masih ada yang ingat dengan Jialing, yaitu produsen motor Cina yang pernah mencoba peruntungannya di Indonesia sekitar awal tahun 2000 an. Saat ini sudah tidak terdengar lagi suaranya di Indonesia. Kali ini salah satu Industri otomotif Cina mencoba meraih lagi pasar Indonesia dan masuk ke segment kendaraan roda empat.

Wuling Motor Indonesia seperti di informasikan oleh Kementerian Kerindustrian, mempunyai pabrik untuk produksi MPV di Indonesia dengan investasi sebesar 700 juta dolar AS atau Rp 9,34 triliun, seperti di lansir melalui kompas.com

Untuk komposisi saham dari PT SGMW Motor Indonesia dimiliki oleh SAIC, salah satu perusahaan otomotif terbesar yang ada di China yaitu dengan saham 50,1 persen. Setelah itu General Motors China sebesar 44 persen, lalu sisanya Guangxi Automobile Group (Wuling) dengan sekitar 5,9 persen saham.

wuling motor Indonesia
wuling motor Indonesia / gooto.com

Pabrik Luas 60 Hektar

Dengan nilai investasi yang tinggi, Wuling Motor Indonesia mempunyai pabrik dengan luas 60 hektar di area Greenland International Industrial Center (GIIC), Block BA No 1 dan 2 Sukamahi, yang terletak di Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, dengan pembangunan yang telah rampung pada 2017 lalu. Untuk  Pembagian area pabrik yaitu  30 hektar untuk pabrik, dan 30 hektar lainnya untuk Supplier Park.

Pada akhirnya ketika resmi beroperasi direncanakan kapasitas produksi yang ada untuk pabrik SGMW mencapai maksimal sekitar 150.000 unit kendaraan per tahun atau 12.500 unit sebulan.  Selain itu juga, pembangunan pabrik di Indonesia ini dimaksud untuk menjadi basis ekspor Wuling Motor di Asia Tenggara.

Saingan Pasar MPV

Dengan adanya Wuling Motor Indonesia dengan produknya seperti Wuling Confero dan Wuling Cortez, maka sudah bisa dipastikan menjadi pesaing dari segmen multi purpose vehicle (MPV), seperti Avanza, Xenia, Ertiga, Mobilio, dan Livina.

Perusahaan ini mempunyai sekitar 3.000 lapangan pekerjaan dan merupakan “penebus dosa” General Motors yang terdahulu harus merumahkan ratusan pekerjanya setelah penutupan pabriknya di Pondok Ungu.

Wuling Motors mengaku telah bekerja sama dengan sekitar 20 produsen komponen lokal. Selain itu juga terdapat 15 pemasok komponen yang akan menempati Supplier Park, yang lokasinya ada di kawasan pabrik sebagai strategi lokalisasi.

Pada saat ini sudah ada 50 diler mobil yang sudah dibangun dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, dan akan terus berkembang. Strategi ini harus dilakukan karena adanya image buruk, yang telah melekat lama untuk banyak produk China di dalam negeri, salah satunya ialah kurangnya jaringan layanan purna jual dan gerai.

Wuling Cortez dan Wuling Confero

Saat ini baru 2 model MPV medium seukuran Innova dari Wuling yang baru diluncurkan. Yaitu Cortez dan Confero.  Cortez saat ini telah ditawarkan dengan pilihan mesin yang lebih kecil, yaitu 1.5L. Model baru itu ditawarkan dua varian, S dan C. Beginilah perbedaan di antara keduanya. Dari dimensi, Cortez 1.5L tidak beda dengan Cortez 1.8L. Cortez 1.5L tidak punya opsi transmisi i-AMT seperti Cortez 1.8L, hanya ditawarkan manual 6-percepatan.

Mesin 1.5L pada Cortez berbeda dengan Confero 1.5L yang ada di kelas Avanza. Cortez merupakan model dengan sistem berpenggerak roda depan berbeda sedangkan Confero yang berpenggerak roda belakang.

Baca Juga : Ini Kerugian Mobil Diesel Jika Pakai BBM B20

 

 

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *