Motor Berat Saat Ngebut? Inilah Salah satu Ciri-Ciri CDI Motor Rusak

ciri ciri CDI motor rusak

Ciri-Ciri CDI Motor Rusak –Sedang asyik-asyiknya naik motor, ketemu jalanan lurus dan sepi. Pasti kamu nggak asabar untuk menggeber tunggangan. Eits, tapi tunggu dulu jika tiba-tiba motor terasa berat ketika ngebut maka bisa jadi itu ciri ciri cdi motor kamu rusak.

Jika kamu sering mengendarai motor kesehariannya dan mengalami masalah pada motor kamu salah satu masalahnya ialah kelistrikan. Untuk yang satu ini memang sedikit sukar untuk di carikan solusinya.. Karena untuk masalah kelistrikan motor tidak banyak yang bisa untuk memperbaikinya.

Gejala awal masalah listrik pada motor bisa di ketahui sejak awal jika kamu paham. Komponen-komponen penting listrik motor seperti CDI, aki, koil, busi, pulser dan lainya punya fungsi dan kegunaan masing-masing.Dan untuk mengetahui bila komponen tersebut ada masalah kita harus mengetahui dulu fungsi dari bagian-bagian motor tersebut.

Kali ini yang akan kita bahas hanya mengenai CDI motor. Salah satu pertanda CDI motor yang bermasalah ialah motor kamu berat ketika sedang kecepatan tinggi. Untuk kamu ketahui CDI ini berfungsi untuk mengatur waktu pengapian dimana meletiknya api yang ada dibusi untuk membakar bahan bakar motor yang telah didapatkan oleh piston.

ciri ciri CDI motor rusak
ciri ciri CDI motor rusak

Tanda tanda CDI motor rusak

Umur spare part kendaraan motor pasti ada batasnya. Selain rusak komponen motor bisa jadi melemah kerjanya karena umur dan juga waktu pemakaian. CDI ini bisa melemah fungsinya. Salah satu cirinya ialah motor anda merasa berat saat diajak lari kencang. Jika ini terjadi, maka segera periksa CDI motoro kamu. Jangan menunggu lagi, karena jika CDI motor kamu rusak maka harus diganti dengan yang baru supaya tarikan motor enteng kembali.

Cara Memeriksa CDI Motor

Luangkanlah waktu untuk memeriksa CDI motor sendiri.  Lakukan hal dibawah ini untuk memeriksa apakah CDI motor kamu rusak caranya dengan cara melakukan pengetesan beberapa langkah ini:

  • Pakailah alat AVOMETER denga setelan dayanya pada sinus 200 Volt.
  • Pada alat Avometer, kabel merah (muatan positif) dihubungkan pada kabel pada CDI yang mengarah ke bagian koil.
  • Muatan negative yaitu kabel yang berwarna hitam hubungkan ke body motor kamu atau ke massa.
  • Jika semua kabel telah dihubungkan, langkah selanjutnya ialah nyalakan motor kamu dengan electric starter atau bisa juga dengan kick starter, lalu periksa Avometer untuk melihat jika ada arus listrik yang mengalir atau tidak.
  • Jika tidak ada tegangan maka dipastikan CDI anda rusak.
  • Segera ganti CDI dengan yang baru

Jika kamu tidak punya Avometer, maka bisa di lakukan dengan cara mengambil kabel CDI yang mengarah ke KOIL, lalu arahkan ke body motor/massa dan nyalakan motor kamu. jika ada percikan bunga api maka CDI kamu masih bisa digunakan.

 

Baca Juga : Begini Caranya Membuat Sumber Arus DC Tanpa Memakai Aki Motor

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *